Ulasan Ubuntu 10.04 Lucid Lynx

Tampilan desktop Ubuntu 10.04 Lucyd Lynx

Tampilan desktop Ubuntu 10.04 Lucid Lynx

Sebenarnya, 5 hari lagi Ubuntu 10.04 Lucid Lynx akan dirilis. Namun saya sudah tidak tahan lagi untuk “mencicipi” versi terbaru Ubuntu ini, dan akhirnya saya membuat keputusan yang -menurut saya pribadi- kontroversial, yaitu: melakukan upgrade dari Ubuntu 9.10 Karmic Koala ke Ubuntu 10.04 Lucid Lynx versi Release Candidate (RC) pada laptop utama yang saya gunakan untuk bekerja. ^^;

Jadi apa saja yang baru pada Ubuntu 10.04 ini? Berikut adalah hal-hal baru yang saya temukan saat menggunakan versi terbaru Ubuntu ini.

Indikator Baru dan MeMenu

Indikator baru pada Ubuntu 10.04

Indikator baru pada Ubuntu 10.04

Tampaknya tema baru yang diusung Ubuntu 10.04 lebih sedikit mengandung warna oranye. Hal ini sudah terlihat pada gambar latar belakangnya yang banyak mengandung warna pink/ungu. Setelah disambut dengan layar booting/loading dan login baru, hal baru yang saya lihat berikutnya adalah perubahan pada ikon-ikon indikator yang baru. Dibandingkan Karmic, indikator pada Lucyd ini tampak lebih rapi dan bagus.

Menu untuk mengakses aplikasi chatting, e-mail, dan jejaring sosial

Menu untuk mengakses aplikasi chatting, e-mail, dan jejaring sosial

Mark Shuttleworth pernah menyatakan bahwa Ubuntu 10.04 ini akan menjadi lebih “sosial” dibandingkan versi Ubuntu sebelumnya. Hal ini terbukti dari integrasi berbagai aplikasi sosial seperti Empathy untuk chatting dan Gwibber untuk melakukan interaksi dalam jejaring sosial (Facebook, Twitter, dll). Di samping itu, menu untuk mengaksesnya juga diperbanyak, terutama pada tab indikator yang terletak di kanan atas.

Ikon amplop berwarna hijau ketika ada panggilan atau update

Ikon amplop berwarna hijau ketika ada panggilan atau update

Pada tab notifikasi (ikon bergambar amplop), kita bisa mengakses aplikasi chat (Empathy), e-mail (Evolution), dan jejaring sosial (Gwibber) – Pidgin Internet Messenger itu saya instalasikan secara terpisah. ^^ Yang pasti, tab notifikasi ini bersifat universal terhadap ketiga aplikasi tersebut. Artinya jika ada teman yang “memanggil” kita lewat messenger atau mengirim tweet kepada kita lewat Twitter, maka semuanya akan “diberitahukan” melalui tab notifikasi ini.

Tampilan MeMenu

Tampilan MeMenu

MeMenu adalah salah satu fitur utama yang mewakili visi/misi Ubuntu 10.04, yaitu “Social from the start”. MeMenu bisa digunakan untuk melakukan update status pada akun messenger dan seluruh layanan jejaring sosial yang kita miliki (dan terpasang pada Gwibber). Saya pribadi telah memasang akun Twitter dan Facebook saya pada Gwibber, dan status saya di kedua layanan jejaring sosial tersebut akan ter-update dengan status yang kita tulis dalam kolom isian pada MeMenu ini. Oh ya, kita juga bisa mengatur konfigurasi Ubuntu One di sini.

Ubuntu One: Sinkronisasi dan Toko Musik

Konfigurasi Ubuntu One

Konfigurasi Ubuntu One

Seperti yang sudah pernah saya bahas sebelumnya, Ubuntu One merupakan layanan sinkronisasi data dari Canonical. Selain sinkronisasi dengan mesin Ubuntu lain, layanan ini juga menawarkan sinkronisasi data kontak pada iPhone. Pada layar konfigurasi Ubuntu One ini, kita bisa mengatur perangkat apa saja yang telah tersinkronisasi dengan akun Ubuntu One kita, serta data apa saja yang ingin kita sinkronisasikan (kontak, berkas, dll). Jika dibandingkan dengan saat diperkenalkan pertama kali pada Ubuntu 9.10, tampaknya Ubuntu One sudah jauh lebih matang dan terintegrasi dengan baik pada Ubuntu 10.04 ini.

Toko musik Ubuntu One

Toko musik Ubuntu One

Selain sinkronisasi data, Ubuntu One juga merambah ke “dunia musik” dengan integrasi Ubuntu One Music Store (UOMS) pada Rhythmbox, pemutar musik default pada Ubuntu 10.04 Lucyd Lynx. Layanan beli/unduh musik online yang mirip iTunes Store ini merupakan hasil kerja sama antara Canonical dan 7digital, sebuah toko musik digital yang banyak menyediakan musik tanpa proteksi DRM (Digital Rights Management). Melalui UOMS ini, kita bisa membeli dan mengunduh musik, yang mana nantinya bisa juga disinkronisasikan ke akun Ubuntu One kita. Keuntungannya, kita bisa menikmati musik yang telah kita beli/unduh ini pada mesin Ubuntu lainnya yang terhubung ke akun Ubuntu One kita. ^^

Percakapan dan Jejaring Sosial

Tampilan Gwibber

Tampilan Gwibber

Kalau anda tidak pernah menggunakan Gwibber, inilah saatnya anda menggunakannya. Apa itu Gwibber? Gwibber merupakan sebuah aplikasi untuk mengelola akun layanan jejaring sosial, seperti Facebook, Twitter, identi.ca, dll. Ya, dengan Gwibber, kita bisa melihat update status teman pada Facebook maupun Twitter secara bersamaan. Kita juga bisa melakukan update status secara langsung untuk beberapa akun jejaring sosial yang kita miliki. Gwibber juga telah terintegrasi dalam Ubuntu 10.04 ini dan bisa diakses melalui MeMenu maupun tab notifikasi.

Tampilan percakapan pada Empathy

Tampilan percakapan pada Empathy

Selain tema desktop baru, Ubuntu 10.04 ini juga membawa tema baru untuk Empathy. Aplikasi multi-messenger yang sempat menjadi perdebatan dengan pengguna Pidgin ini sekarang memiliki tampilan seperti percakapan dengan balon kata-kata. Memang ini perubahan yang tidak terlalu signifikan, tetapi menurut saya, ini bisa menjadi nilai tambah bagi Empathy yang sebelumnya tampil sedikit “kaku”.

Manajemen Aplikasi melalui Ubuntu Software Center

Tampilan Software Center

Tampilan Software Center

Menu Add/Remove Applications telah dihilangkan pada Ubuntu 10.04. Sebagai gantinya, diperkenalkan Ubuntu Software Center (USC) untuk mengelola instalasi aplikasi pada Ubuntu. Bagi pengguna pemula, USC pasti sangat membantu untuk mencari dan melakukan instalasi aplikasi baru, serta menghapus aplikasi yang telah terinstalasi. Sebelum memutuskan untuk menginstalasikan sebuah aplikasi, kita bisa membaca dulu informasi singkat mengenai aplikasi tersebut dan screenshot-nya.

Instalasi Aplikasi pada Ubuntu Software Center

Instalasi Aplikasi pada Ubuntu Software Center

Instalasi bisa dilakukan dengan 2 langkah mudah: cukup pilih aplikasi yang diinginkan, lalu klik “Install”. Dibandingkan dengan Add/Remove Applications pada versi Ubuntu sebelumnya, USC tentu memiliki tampilan yang lebih informatif dan sangat membantu dalam mengelola aplikasi pada mesin Ubuntu kita.

Pengenalan Perangkat Lebih Baik

iPhone juga dikenali sebagai media penyimpan musik

iPhone juga dikenali sebagai media penyimpan musik

Pada versi alpha/beta-nya dulu, saya pernah mendengar kabar bahwa pengenalan iPhone pada Ubuntu 10.04 sudah diperbaiki. Pada Ubuntu 9.10, saat saya mencolokkan kabel USB dari iPhone, sistem hanya mendeteksi iPhone sebagai media penyimpan foto/gambar dan saya hanya bisa mengakses berkas-berkas foto saja dalam iPhone. Penasaran dengan pengenalan iPhone pada Lucyd, saya langsung coba mencolokkan iPhone 3GS saya dan muncul 2 menu dialog, yaitu: (1) iPhone dikenali sebagai media penyimpan foto/gambar dan … (2) iPhone dikenali sebagai media penyimpan musik!! Akhirnya!!

iPhone pada Rhythmbox

iPhone pada Rhythmbox

Koleksi musik saya yang terdapat di dalam iPhone juga dikenali dengan baik pada Rhythmbox. Saya bisa memutar lagu-lagu yang tersimpan pada iPhone saya. Selain itu, saya juga bisa mengakses berkas-berkas yang terdapat pada iPhone saya secara langsung melalui Nautilus (pengelola berkas pada Ubuntu). Pada Windows, saya hanya bisa mengakses berkas dalam iPhone melalui aplikasi tambahan atau melalui FTP/SSH, cara yang sangat tidak nyaman menurut saya. Nice works, Ubuntu developers and contributors! ^^

Kustomisasi Nautilus

Tampilan Nautilus bisa diubah sesuai selera

Tampilan Nautilus bisa diubah sesuai selera

Saya agak lupa dengan bagaimana tampilan dan fitur Nautilus pada Ubuntu 9.10, tetapi saya rasa tampilan Nautilus pada Ubuntu 10.04 ini lebih “bersih” dan rapi. Selain itu, ada beberapa opsi untuk mengubah tampilan Nautilus. Pada screenshot di atas, saya menampilkan 2 view dalam 1 jendela Nautilus, dengan informasi berkas ditampilkan pada panel sebelah kiri. Menarik bukan? ^^

Perubahan Di Belakang Layar

Ubuntu 10.04 dengan kernel Linux dan GNOME baru

Ubuntu 10.04 dengan kernel Linux dan GNOME baru

OK, selain berbagai hal-hal baru yang “kelihatan”, Ubuntu 10.04 ini juga membawa sejumlah hal baru pada komponen inti sistemnya, seperti kernel Linux 2.6.32-21 dan GNOME 2.30. Proses booting pada Ubuntu 10.04 Lucid Lynx ini juga dipercepat, dengan dihapusnya Hardware Abstraction Layer (HAL). Selain itu, juga ada perbaikan dalam sistem driver NVIDIA dan kompatibilitasnya.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Ubuntu 10.04 Lucid Lynx mengalami peningkatan cukup signifikan pada berbagai aspek dibandingkan pendahulunya. Hal ini tidak mengejutkan, mengingat Lucyd merupakan versi Long-Term Support, yang stabilitas dan reliabilitasnya lebih diperhitungkan daripada fitur-fiturnya. Walaupun demikian, tim pengembang dan kontributor Lucyd juga berhasil menambahkan beberapa fitur baru seperti fitur “sosial” dan pengenalan perangkat yang lebih baik (iPhone ^^).

Menurut saya, satu-satunya kekurangan Lucid adalah tidak ada cara yang mudah untuk mengatur peletakan tombol Close-Minimize-Maximize pada jendela. Ya, pada Lucid, tombol-tombol tersebut diletakkan di sebelah kiri jendela, seperti pada Mac OSX. Memang sempat terjadi perdebatan yang panjang mengenai peletakan tombol yang kontroversial ini, tetapi akhirnya tim pengembang Ubuntu tetap pada keputusannya.

Apabila anda adalah pengguna Ubuntu yang masih bingung memutuskan untuk upgrade ke Ubuntu 10.04 Lucid Lynx, maka saya berikan jawabannya: Anda HARUS melakukan upgrade, karena fitur dan perbaikan yang diberikan pada Lucyd sudah lebih dari cukup sebagai alasan untuk upgrade. Bagi anda yang tertarik untuk mencoba Ubuntu, inilah saat yang tepat untuk mencobanya. ^^

BONUS: Cara Upgrade Menggunakan Berkas ISO atau CD

Ada yang menanyakan tentang langkah-langkah upgrade menggunakan CD. Kita TIDAK BISA menggunakan CD instalasi biasa (versi Desktop) untuk melakukan upgrade, melainkan CD versi Alternate. Di samping itu, langkah-langkah ini mungkin kurang bersahabat bagi pengguna awam. ^^;

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Unduh berkas ISO versi Alternate (nama berkasnya berakhiran dengan tulisan ‘alternate‘).
  2. Taruh berkas ISO hasil unduh tersebut di Desktop (biasanya di /home/<user>/Desktop).
  3. Buka terminal, masukkan perintah berikut: (dengan asumsi anda mengunduh berkas ISO Alternate versi 32-bit)
    sudo mount -o loop ~/Desktop/ubuntu-10.04-alternate-i386.iso /media/cdrom0

    Perintah di atas digunakan untuk melakukan ‘mount‘ berkas ISO ke drive CD-ROM anda, jadi seolah-olah berkas ISO Alternate tersebut ‘dimasukkan’ ke drive CD-ROM anda. Kalau anda pernah menggunakan Daemon Tools atau Virtual CD pada Windows, kira-kira konsep mount ini seperti itu. ^^

  4. Akan muncul jendela dialog konfirmasi untuk melakukan upgrade.
  5. Bila dialog tersebut tidak muncul, tekan ALT + F2, dan masukkan perintah berikut:
    gksu "sh /cdrom/cdromupgrade"
  6. Ikuti petunjuk upgrade yang ada di layar.

Semua setting, konfigurasi, dan aplikasi anda kemungkinan besar akan tetap “dipertahankan” saat upgrade, dengan syarat: aplikasi/setting/konfigurasi tersebut KOMPATIBEL dengan Ubuntu 10.04. Ada baiknya anda memperhatikan petunjuk upgrade langkah-per-langkah yang tampil di layar. Ada salah satu bagian yang menampilkan daftar aplikasi yang akan “dihapus” atau “diupgrade”. Selamat mencoba! ^^

Tentang animaster

A Nendoroid collector who likes to blog about Nendoroid and take photos of Nendoroid. Works as a freelance web programmer.
Pos ini dipublikasikan di Internet, Lifestyle, Linux, Self, Technology dan tag , , , , . Tandai permalink.

15 Balasan ke Ulasan Ubuntu 10.04 Lucid Lynx

  1. jacobian berkata:

    sepertinya menarik ya lucid linx ini.memangnya tgl berapa ntar rilis resmi nya? tapi kompatibilitas ama iphone adalah hal yg sangat menarik menurutku.🙂

  2. animaster berkata:

    Tanggal rilis resmi Ubuntu 10.04 Lucyd Lynx adalah 29 April nanti. Ya, kompatibilitas iPhone ini bisa menarik banyak calon pengguna untuk mencoba Ubuntu. ^^

  3. alaheuy berkata:

    wah mantap gan… bolehkah saya mengkopi artikel ini di blog saya ? tq

  4. bagus tuh mas…. tambahin tutorialnya donk…..

  5. alaheuy berkata:

    wah mantab gan aritikelnya…

  6. animaster berkata:

    Maksudnya tutorial untuk upgrade ke Ubuntu 10.04?

  7. Ping balik: Animaster Talks | Simple Digital Life » Blog Archive » Menu Global pada Ubuntu 10.10 Edisi Netbook

  8. Setia Pratama berkata:

    mas, klo mau upgrade dari 9.10 ke 10.04 dengan menggunakan cd installer bagaimana caranya?? terus apa aplikasi dan setting2 configurasi yg sudah saya pasang akan hilang seperti halnya baru format ulang.. terimakasih atas jawabannya ^_^

  9. animaster berkata:

    Coba cek posting saya di atas. Sudah saya update. ^^

  10. Setia Pratama berkata:

    mangstabbbb!!!ijin bookmark ya mas..terimakasih😀

  11. Ping balik: Ubuntu Manual: Buku Petunjuk Ubuntu Bagi Pengguna Baru (dan Lama)

  12. Pethe_bridle berkata:

    Malam Gan,,saya sdh berhasil dual boot di Hp Mini 210-1066TU,utk Compiz gak ada masalah,kebetulan saya install lucid desktop bukannya UNR,untuk Donlod manual driver Wifinya dimana??trus kenapa Ethernet Card saya gak bisa yah???

  13. animaster berkata:

    Saya sendiri menggunakan HP Mini 311, dan kalau memang ternyata memiliki spesifikasi ethernet card yang sama, maka seharusnya ethernet card untuk LAN langsung terdeteksi dengan baik pada Lucid.Untuk masalah WiFi, coba anda pasang kabel LAN yang terkoneksi ke internet, lalu buka terminal dan jalankan perintah berikut:sudo apt-get install bcmwl-kernel-sourceSetelah itu restart netbook anda, dan selamat ber-WiFi-ria!

  14. Ping balik: iOS 4.0 dan Ubuntu 10.04

  15. Andri berkata:

    SAha maneh Meni butut nyien . . . . . . ulasan linux teh eweuh ka begug siah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s