Opera Mini untuk iPhone Disetujui oleh Apple!

Opera Mini di App Store (kiri) dan tampilan Speed Dial (kanan)

Opera Mini di App Store (kiri) dan tampilan Speed Dial (kanan)

Aplikasi peramban (browser) mobile paling populer di dunia ini akhirnya masuk juga ke iPhone. Ya, setelah melalui proses persetujuan yang cukup lama sejak dikirimkan ke App Store, akhirnya Opera Mini disetujui oleh Apple dan sudah bisa diunduh ke iPhone (dan iPad?) melalui App Store mulai hari ini secara gratis. Apa saja fitur-fiturnya? Apakah Opera Mini lebih baik dari Safari pada iPhone?

Ketika mengetahui berita bahwa Apple sudah menyetujui Opera Mini, saya langsung membuka App Store, mengunduh, dan mencobanya pada iPhone 3GS saya. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan Opera Mini dari hasil pengujian saya sendiri. ^^;

Tabs dan menu pada Opera Mini

Tabs dan menu pada Opera Mini

KELEBIHAN

Salah satu poin utama yang dibanggakan oleh Opera Mini adalah kecepatan dan penghematan biaya. Ya, sama dengan Opera Mini pada ponsel lain yang berbasis Java, saat kita akan mengakses sebuah situs, server Opera akan mengompresi data hingga 90% sebelum ditampilkan pada Opera Mini. Hal inilah yang menyebabkan Opera Mini bisa menampilkan halaman lebih cepat dan lebih hemat biaya (karena data yang diterima sudah terkompresi) daripada Safari pada iPhone.

Selain itu, jumlah tabs yang didukung dalam Opera Mini juga tidak dibatasi seperti Safari (8 tabs). Perpindahan tabs juga cukup mulus dan hampir tidak terasa adanya delay. Sama seperti Safari, saat memilih tabs, ditampilkan juga thumbnail dari tab yang sedang dibuka.

Fitur lain yang menarik menurut saya adalah Opera Link. Fitur sinkronisasi data browser ke server seperti Mozilla Weave ini sudah pernah saya bahas beberapa saat lalu. Jadi jika kita menggunakan Opera versi desktop, maka bookmark dan data akun (username/password) anda juga akan tersinkronisasi dengan Opera Mini ini.

KEKURANGAN

Scrolling halaman saat menggunakan Opera Mini terkadang sedikit tersendat, tidak selancar pada Safari. Yah mungkin ini memang tidak terlalu signifikan, tetapi ini cukup mengganggu kenyamanan saya saat berselancar di web. ^^;

Kekurangan lainnya, Opera Mini (terkadang) tidak mampu menampilkan halaman dengan “benar” pada saat iPhone diputar dari mode portrait (normal) ke landscape (horisontal/mendatar). “Benar” yang saya maksud di sini adalah halaman situs tidak di-stretch atau zoom memenuhi layar seperti pada Safari. Entah ini hanya terjadi pada beberapa situs saja atau memang bug pada Opera Mini.

KESIMPULAN

Secara umum, kinerja dan fitur yang ditawarkan Opera Mini memang lebih banyak dari Safari, browser default bawaan iPhone. Apabila anda biasa menelusuri web menggunakan iPhone, maka saya rekomendasikan anda untuk mencoba Opera Mini. Anda akan mendapat pengalaman yang berbeda dan tentunya lebih menghemat biaya dibandingkan saat berselancar menggunakan Safari.

Kini saya menunggu browser lainnya untuk turut di-port ke iPhone, seperti Mozilla Fennec (versi mobile dari Firefox) dan Google Chrome. ^^

Tentang animaster

A Nendoroid collector who likes to blog about Nendoroid and take photos of Nendoroid. Works as a freelance web programmer.
Pos ini dipublikasikan di Internet, Mobile, Technology dan tag , , , . Tandai permalink.

5 Balasan ke Opera Mini untuk iPhone Disetujui oleh Apple!

  1. Kibot Rusak berkata:

    Setuju… Kalo untuk mobile surfing paling top OperaMini deh…🙂

  2. jacobian berkata:

    baguslah jika operamini udah di approve oleh apple.brarti ini salah satu alasan utk mempunyai iphone.btw aq ingin nanya tentang fitur push-email yg ada di iphone.cara kerjanya gimana ya?apa iphone akan mengecek email di inbox dalam periode tertentu?atau menggunakan push-email seperti blackberry? ya cuma ingin tau aja seh.🙂

  3. animaster berkata:

    Tentang fitur Push-Mail pada iPhone, itu tergantung dari layanan e-mail yang dipilih. Saya sendiri menggunakan Google Sync (referensi: http://www.google.com/support/mobile/bin/answer…). Layanan Google Sync ini telah mendukung fitur Push-Mail karena menggunakan Microsoft Exchange.Namun berbeda dengan seperti pada BlackBerry, fitur Push-Mail pada iPhone ini tergantung pada koneksi internet yang tersedia (tidak se-reliable koneksi BB). Jika Push-Mail gagal dilakukan, maka iPhone akan otomatis “fallback” ke sistem Pull-Mail dengan melakukan pengecekan ke mail server secara periodik (bisa di-setting), khusus untuk “sesi” ini saja. Apabila koneksi internet sudah tersedia, e-mail akan dikirim ke inbox dan iPhone akan kembali menggunakan sistem Push-Mail.Menurut saya pribadi, layanan e-mail pada BB masih lebih reliable dibandingkan iPhone. ^^

  4. jacobian berkata:

    itu di iphone ada feature mobileme.kalau aq boleh tau mobileme itu utk apa ya?🙂

  5. animaster berkata:

    MobileMe merupakan layanan sinkronisasi berbasis web/cloud (online) milik Apple, sama seperti layanan sinkronisasi online dari Google (Google Sync). MobileMe mendukung iMac, MacBook, MacBook Pro, iPhone, dan iPad. Lebih lanjut mengenai MobileMe bisa dilihat di: http://www.apple.com/mobileme/features/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s