Minggu Pertama Bersama Ubuntu 9.10 Karmic Koala

Desktop Ubuntu 9.10 Karmic Koala

Desktop Ubuntu 9.10 Karmic Koala

Akhirnya sempat juga ngeblog lagi setelah dilanda kesibukan selama minggu ini. OK, posting kali ini mengenai pengalaman minggu pertama saya bersama Karmic (baca: Ubuntu 9.10). Apa saja yang baru pada Karmic dan perbedaannya dengan Jaunty?

Hal baru pertama yang paling kelihatan adalah tampilan booting baru. Kini tidak lagi tampak beragam tulisan-tulisan aneh ala DOS atau baris perintah seperti seri-seri Ubuntu sebelumnya. Kali ini layar booting tampil dengan warna latar hitam dan logo Ubuntu yang menyala di tengahnya. Perubahan yang cukup mendasar, tetapi cukup memuaskan bagi saya. ^^

Layar booting Karmic

Layar booting Karmic

Setelah melewati layar booting, sistem menampilkan layar splash sebelum masuk ke sistem login atau desktop Ubuntu. Dibandingkan pada Jaunty, layar splash pada Karmic tampak lebih futuristik dan modern.

Layar splash Karmic

Layar splash Karmic

Masuk ke dalam desktop Karmic, perubahan yang langsung terlihat adalah berbagai set ikon baru, baik pada menu, tray, maupun Nautilus. Walaupun tidak terlalu signifikan, namun menurut saya perubahan ini membuat tampilan Karmic menjadi lebih “segar”. ^^

Tray dan notifikasi pada Karmic

Tray dan notifikasi pada Karmic

Khusus untuk Nautilus, kini sistem memberikan ikon-ikon yang berbeda untuk berbagai jenis media penyimpanan, seperti HDD eksternal, flash disk, maupun kartu memori.

Set ikon baru pada Nautilus

Set ikon baru pada Nautilus

Oh ya, pada sistem notifikasi Karmic, kini tampilannya sedikit dimodifikasi. Pada Jaunty, apabila kita meletakkan kursor di atas balon notifikasi yang muncul, maka balon notifikasi akan fade-out (menjadi lebih transparan). Sedangkan pada Karmic, kini balon notifikasi akan blur (tampak kabur/samar-samar).

Balon notifikasi Karmic

Balon notifikasi Karmic

Kursor diletakkan di atas balon notifikasi

Kursor diletakkan di atas balon notifikasi

Oh ya, pada saat saya melakukan klik kanan pada ikon flash disk yang terletak di desktop, saya mendapat beberapa opsi baru untuk “melepas flashdisk secara aman”. Seingat saya pada Jaunty, menu tersebut belum ada. Hadirnya opsi tersebut tampaknya akan membuat pengguna Windows lebih familiar. ^^

Opsi Safely Remove untuk melepas media eksternal

Opsi "Safely Remove" untuk melepas media eksternal

Karmic juga mengemas beberapa aplikasi baru, seperti Empathy yang menggantikan Pidgin sebagai aplikasi chatting default. Ya, hal ini memang sempat menimbulkan pro dan kontra di kalangan pengguna Ubuntu. Namun hal tersebut bukan masalah, karena anda tetap bisa menginstalasikan Pidgin secara manual apabila anda tidak terbiasa dengan tampilan Empathy. ^^

Empathy menggantikan Pidgin pada Karmic

Empathy menggantikan Pidgin pada Karmic

Selain itu, Karmic juga mengintegrasikan Ubuntu One, layanan sinkronisasi data secara online seperti Dropbox. Dengan disertakannya aplikasi klien Ubuntu One, kini semua pengguna bisa menggunakan layanan ini untuk melakukan sinkronisasi data secara online, sehingga bisa diakses dari mana saja.

Ubuntu One pada Karmic

Ubuntu One pada Karmic

Pada Karmic juga tersedia aplikasi baru, Ubuntu Software Store untuk mempermudah pengguna dalam menambahkan dan mengurangi/menghapus aplikasi. Dengan aplikasi ini, kita dapat mencari aplikasi berdasarkan kategori, melihat penjelasan dan screenshot-nya (bila ada). Ya, dengan banyaknya pilihan aplikasi yang tersedia untuk Ubuntu, aplikasi ini bisa digunakan sebagai katalog. ^^

Ubuntu Software Store pada Karmic

Ubuntu Software Store pada Karmic

Selain itu, Karmic juga membawa sejumlah update pada modul dan aplikasi pendukungnya seperti desktop GNOME 2.28, GRUB 2 (tepatnya 1.97 beta 4), dan kernel Linux 2.6.31.

Firefox 3.5.3 pada Karmic

Firefox 3.5.3 pada Karmic

OK sampai di sini dulu ulasan singkat saya tentang berbagai perubahan baru pada Karmic. Semoga posting ini bisa membantu anda untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Ubuntu 9.10 Karmic Koala sebelum anda memutuskan untuk menginstalasikannya. ^^

Iklan

Tentang animaster

A Nendoroid collector who likes to blog about Nendoroid and take photos of Nendoroid. Works as a freelance web programmer.
Pos ini dipublikasikan di Linux, Self, Technology dan tag , . Tandai permalink.

8 Balasan ke Minggu Pertama Bersama Ubuntu 9.10 Karmic Koala

  1. dunanmq berkata:

    thanks untuk artikelnya…
    sy skr lg cb pk ubuntu 9.10 tp mengalami kesulitan untuk Player musiknya.
    Gmn crnya spy player music defaultnya bs putar mp3?? ato
    Sy udah download xmms1.2.11 n cb diinstall dr terminal tp tiap kali diminta password n sy isi passwordnya selalu ga bs…
    mohon pencerahannya….
    thx..

  2. dunanmq berkata:

    thanks untuk artikelnya…
    sy skr lg cb pk ubuntu 9.10 tp mengalami kesulitan untuk Player musiknya.
    Gmn crnya spy player music defaultnya bs putar mp3?? ato
    Sy udah download xmms1.2.11 n cb diinstall dr terminal tp tiap kali diminta password n sy isi passwordnya selalu ga bs…
    mohon pencerahannya….
    thx..

  3. animaster berkata:

    @dunanmq
    Salam kenal. Apakah anda hanya mencoba LiveCD Ubuntu 9.10 atau anda sudah menginstalasikannya? Untuk memainkan MP3 pada aplikasi pemutar musik di Ubuntu, masukkan perintah berikut pada terminal:

    sudo apt-get install ubuntu-restricted-extras

    Setelah itu restart aplikasi pemutar musik anda. Semoga membantu. ^^

  4. animaster berkata:

    @dunanmq
    Salam kenal. Apakah anda hanya mencoba LiveCD Ubuntu 9.10 atau anda sudah menginstalasikannya? Untuk memainkan MP3 pada aplikasi pemutar musik di Ubuntu, masukkan perintah berikut pada terminal:

    sudo apt-get install ubuntu-restricted-extras

    Setelah itu restart aplikasi pemutar musik anda. Semoga membantu. ^^

  5. abimanyu berkata:

    saya ud pake karmic…tp modem cmotech cgu628 saya ke detek. gmn cara nya biar bs terinstal di karmic???
    mohon bantuan nya ya…thx

  6. abimanyu berkata:

    saya ud pake karmic…tp modem cmotech cgu628 saya ke detek. gmn cara nya biar bs terinstal di karmic???
    mohon bantuan nya ya…thx

  7. animaster berkata:

    @abimanyu
    Terus terang saya tidak pernah menggunakan modem jenis itu dan saya tidak tahu juga bagaimana kompatibilitasnya di Karmic.
    Tadi saya sempat Googling sebentar dan saya menemukan beberapa artikel yang menyarankan anda untuk menggunakan usb_modeswitch. Silakan coba Googling dengan kata kunci tersebut. ^^

  8. animaster berkata:

    @abimanyu
    Terus terang saya tidak pernah menggunakan modem jenis itu dan saya tidak tahu juga bagaimana kompatibilitasnya di Karmic.
    Tadi saya sempat Googling sebentar dan saya menemukan beberapa artikel yang menyarankan anda untuk menggunakan usb_modeswitch. Silakan coba Googling dengan kata kunci tersebut. ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s