First Days at Singapore

Mungkin (sekali lagi, “mungkin”) di antara anda yang bertanya-tanya mengapa saya agak jarang meng-update blog saya beberapa hari terakhir. Hal ini disebabkan oleh kesibukan saya yang luar biasa sejak tanggal 18 Oktober lalu. Ya, sejak tanggal tersebut saya berada di Singapura untuk mencari pekerjaan di sana. Hehehe …

Awalnya, saya tinggal di sebuah hostel terlebih dahulu, sebelum pindah ke sebuah kamar di apartment hari ini. Nah selama saya tinggal di hostel, saya sudah berkeliling ke beberapa tempat di Singapura. Saya melihat beberapa hal yang membedakan Singapura dan Indonesia (Surabaya, tempat saya tinggal selama ini), yaitu:

  • Mentalitas – orang Singapura sangat respek terhadap peraturan dan kedisiplinan
  • Gaya hidup – orang Singapura sangat individualis, semua berjalan sendiri-sendiri, sambil mendengarkan MP3 player atau bermain PSP/NDS
  • Toleransi – orang Singapura terdiri dari bermacam-macam ras dan suku bangsa tapi sangat toleran antara satu dan yang lain
  • Lalu lintas – para pengendara kendaraan sangat respek terhadap pejalan kaki, anda tidak perlu takut ditabrak kendaraan lain apabila anda menyebrang jalan saat traffic light hijau untuk pejalan kaki menyala
  • Peduli linkungan – orang Singapura lebih memilih memakai MRT (kereta bawah tanah) dan bus daripada mengendarai mobil yang biasanya menyebabkan polusi udara

Oke, saya rasa itu dulu tentang beberapa hal yang saya perhatikan selama saya di Singapura sampai saat ini. Berikut adalah beberapa foto yang berhasil saya ambil:

Salah satu mal di daerah Bugis, Singapura

Shaw House: Salah satu mal di daerah Bugis, Singapura

Salah satu makanan di food court Bugis Junction

Roasted Chicken Noodle: Salah satu makanan di food court Bugis Junction

Konter Sony Style di Bugis Junction

It's A Sony: Konter Sony Style di Bugis Junction

Ada yang keren di Sony Style ini. Anda bisa mencoba langsung PlayStation 3 dan PSP-3000 di sini! Wow! Di sini juga dijual seri laptop VAIO terbaru, yaitu yang menggunakan platform Centrino terbaru, yaitu Intel Centrino 2.

Suasana food court di Sim Lim Square

Pusat teknologi: Suasana food court di Sim Lim Square

Iklan

Tentang animaster

A Nendoroid collector who likes to blog about Nendoroid and take photos of Nendoroid. Works as a freelance web programmer.
Pos ini dipublikasikan di Activity, Gaming, Self, Technology dan tag , , , . Tandai permalink.

14 Balasan ke First Days at Singapore

  1. DeckyTransport berkata:

    nitip beliin PSP 3000 donk,kan harganya lebih murah daripada harga setelah masuk indonesia…

  2. DeckyTransport berkata:

    nitip beliin PSP 3000 donk,kan harganya lebih murah daripada harga setelah masuk indonesia…

  3. Henry Gunawan berkata:

    Sudah coba kereta bawah tanahnya Singapura ya?
    Enaknya di sana ada kereta bawah tanah. Seandainya saja di Surabaya ada Kereta Bawah Tanah, Aku gak perlu repot2 bawa mobil, mengurangi ongkos bensin, mengurangi polusi udara. Mungkin sampe 100 tahun kemudian Indonesia gak bakal bisa bikin Kereta Bawah Tanah.

  4. Henry Gunawan berkata:

    Sudah coba kereta bawah tanahnya Singapura ya?
    Enaknya di sana ada kereta bawah tanah. Seandainya saja di Surabaya ada Kereta Bawah Tanah, Aku gak perlu repot2 bawa mobil, mengurangi ongkos bensin, mengurangi polusi udara. Mungkin sampe 100 tahun kemudian Indonesia gak bakal bisa bikin Kereta Bawah Tanah.

  5. herman tanggar berkata:

    waw…jadi teringat tempo dulu di sing…… 🙂

  6. herman tanggar berkata:

    waw…jadi teringat tempo dulu di sing…… 🙂

  7. animaster berkata:

    @Henry Gunawan
    Ya, salah satu tujuan pemakaian MRT adalah untuk mengurangi polusi udara dan pemakaian bahan bakar non-renewable. Harga mobil di sini sangat mahal, kira-kira 2x harga mobil di Indonesia. Selain itu, tarif parkir juga sangat mahal, jadi orang-orang lebih banyak memilih menggunakan MRT dan bus.

    @herman tanggar
    Salam kenal. Anda tidak tertarik ke sini lagi? ^^

  8. animaster berkata:

    @Henry Gunawan
    Ya, salah satu tujuan pemakaian MRT adalah untuk mengurangi polusi udara dan pemakaian bahan bakar non-renewable. Harga mobil di sini sangat mahal, kira-kira 2x harga mobil di Indonesia. Selain itu, tarif parkir juga sangat mahal, jadi orang-orang lebih banyak memilih menggunakan MRT dan bus.

    @herman tanggar
    Salam kenal. Anda tidak tertarik ke sini lagi? ^^

  9. henrygunawan berkata:

    Mungkin memang pemerintah Singapura sengaja kasih harga mobil sama harga tarif parkir mahal agar orang2 bisa lebih memilih MRT. Mungkin pajak kendaraan di sana juga mahal.

  10. henrygunawan berkata:

    Mungkin memang pemerintah Singapura sengaja kasih harga mobil sama harga tarif parkir mahal agar orang2 bisa lebih memilih MRT. Mungkin pajak kendaraan di sana juga mahal.

  11. Chanabiz berkata:

    wiii sukses yah bro… btw udaranya gimana di sana?? panas kah sama kaya di jakarta ini T__T

  12. Chanabiz berkata:

    wiii sukses yah bro… btw udaranya gimana di sana?? panas kah sama kaya di jakarta ini T__T

  13. animaster berkata:

    @Chanabiz
    Hehehe … thanks. Di sini agak kacau sih musimnya, kadang hujan kadang panas. Kalau lagi tidak hujan, udara di sini lumayan panas juga sih, tapi tidak sepanas di pulau Jawa. ^^

  14. animaster berkata:

    @Chanabiz
    Hehehe … thanks. Di sini agak kacau sih musimnya, kadang hujan kadang panas. Kalau lagi tidak hujan, udara di sini lumayan panas juga sih, tapi tidak sepanas di pulau Jawa. ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s