Phoenix Wright – Perjuangan Mengungkap Kebenaran

Ace Attorney - Case 5 ending scene

Objection!” Inilah kata-kata khas yang akan sering anda dengar dalam game ini. Phoenix Wright adalah game favoritku untuk konsol Nintendo DS. Walaupun tidak memiliki NDS, aku dapat memainkannya dengan menggunakan sebuah emulator, yaitu No$GBA. Phoenix Wright atau Gyakuten Saiban dalam versi bahasa Jepangnya, menceritakan tentang perjuangan seorang pengacara dalam menangani kasus-kasus kriminal. Kita akan berperan sebagai “Defense Attorney” atau biasa disebut sebagai “Jaksa pembela” bernama Phoenix Wright (atau Naruhodo, pada versi Jepangnya). Pada dasarnya, yang kita lakukan adalah melakukan investigasi, mencari bukti-bukti, dan mengorek keterangan dari para saksi – entah kesaksian mereka palsu atau tidak – sebagai “senjata” kita dalam persidangan nantinya. Dalam persidangan sendiri, kita dituntut untuk mencari kontradiksi dari testimoni para saksi, yang sebagian besar memiliki celah, baik karena kelalaian saksi atau alasan lain.

Menurutku sendiri, alur cerita dalam game ini sangat bagus. Runtutan kasus, testimoni para saksi, bukti-bukti yang memiliki kontradiksi, dan berbagai jebakan yang disiapkan oleh “Prosecutor” (jaksa penuntut) maupun pelaku kriminal sesungguhnya, kesemuanya terintergrasi menjadi sebuah drama yang tersusun dengan rapi. Walaupun alurnya linear, tetapi alur ceritanya sangat solid. Aku sangat merekomendasikan game ini bagi anda yang suka dengan game yang memiliki alur cerita bagus.

Baru-baru ini, saya telah menamatkan Phoenix Wright: Ace Attorney, seri pertama dari game ini. Gambar yang anda lihat di atas adalah scene penutup dari kasus terakhir dalam game ini …. setelah kasus yang sangat panjang dan membingungkan itu selesai …. *phew*

Oh ya, baru-baru ini aku juga mencoba emulator No$GBA ini dalam Ubuntu 7.10 menggunakan WINE. Hasilnya? Luar biasa … emulator ini berjalan dengan lebih baik (dalam hal kecepatan) dibandingkan dengan saat dijalankan di Windows XP. Tampilan layar bagian atas emulator ini sudah sempurna, suara yang dihasilkan juga sempurna. Satu-satunya kekurangan adalah tampilan layar bagian bawah. Ada beberapa layer yang tidak ditampilkan di sini. Aku menduga, hal ini disebabkan karena WINE masih belum menggunakan DirectX 9. Hmm … but anyway, emulator ini paling tidak sudah berjalan dengan cukup bagus pada Ubuntu dan Linux pada umumnya. Thanks to WINE developers …. ^^

Iklan

Tentang animaster

A Nendoroid collector who likes to blog about Nendoroid and take photos of Nendoroid. Works as a freelance web programmer.
Pos ini dipublikasikan di Gaming, Linux. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s